Posted in Uncategorized

Website Ajinomoto Diserang?

Awalnya dapat berita dari detik tentang serangan kepada website Ajinomoto, tetapi iseng mencari dari forum akhirnya menemukan tulisan dari Yogyacarding yang berisi kasus posisi serangan kepada website Ajonomoto itu.

“Orang Kita” Go International

Ajinomoto Dapat Gambar Babi

    Setelah pabriknya ditutup menyusul fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), bahwa penyedap masakan yang diproduksi perusahaan ini haram, situs internet PT. Ajinomot Indonesia juga di-deface hacker. Apes !!

Kalau situs yang beralamat di www.mjk-ajinomoto.co.id Jumat(26/1/2000) pukul 11:45 Wib ditengok, yang muncul adalah gambar seekor babi imut yang tengah tersenyum dengan tulisan “Babi, open in December 2K“. Muncul pula tampilan tulisan warna-warni silih berganti yang dibuat dengan bahasa Java. Jika dirangkaikan tulisan-tulisan itu akan berbunyi “Ajinomoto You Lied to Us“.

Dibawah gambar babi tertulis “Ajinomoto gift. This little pig went to the Ajinomoto“. Dibagian title halaman tersebut tertulis kalimat “Ajinomoto:: HARAM … HARAM … HARAM“. Situs ini di-defaceoleh seorang hacker yang mengaku bernama boyons dengan alamat email boyons@hackermail.com. Hacker ini tampaknya masih berbaik hati dan memberikan link untuk halaman aslinya di bagian bawah halaman index yang di-deface-nya.

Jika dilihat dari pesan yang ditinggalkan sang hacker, jelas defacing ini dilakukan sebagai protes atas kasus penggunaan enzim porcine yang digunakan sebagai katalis dalam proses pembuatan produk monosodium glutamat (msg) oleh Ajinomoto. Enzim porcine diproduksi dari bahan dasar lemak babi.

Seperti diberitakan sebelumnya, MUI telah mengeluarkan fatwa yang mengharamkan Ajinomoto cap mangkok merah yang dianggap mengandung enzim lemak babi. Penyedap masakan itu akhirnya ditarik dari peredaran dan pabrik Ajinomoto yang berlokasi di Mojokerto itu ditutup oleh aparat kepolisian Polda Jawa Timur.

Ajinomoto sendiri membantah hasil akhir msg produksinya mengandung enzim porcine. Menurut mereka, unsur porcine terdapat pada proses fermentasi tetes tebu. Dalam pembuatan bumbu masak Ajinomoto digunakan bakteri untuk proses fermentasi tetes tebu. Sebelum digunakan dalam proses fermentasi, bakteri itu dibiakkan dalam media yang mengandung bacto soytone yang mengandung porcine.

Ajinomoto juga mendapat pembelaan dari Presiden Gus Dur. Melalui juru bicara kepresidenan Wimar Witoelar, Gus Dur menyatakan bahwa produk Ajinomoto halal. Kasus ini juga dianggap Gus Dur sebagai kasus yang bermuatan politis.

Go International. Ajinomoto saja tidak puas, www.sponsorfind.com dapat giliran dicorat-coret. Melihat dari namanya, sangat dimungkinkan hacker itu berasal dari Ibu Pertiwi. Bahkan, mereka telah mengkopi file password ke dalam file passwd.txt, dan gilanya lagi, file tersebut diekspos ke internet dalam bentuk link, sehingga bila link tersebut di klik, muncullah nama-nama user dalam situs SponsorFind.com tersebut.

Boleh jadi kejadian ini disebabkan oleh keteledoran sang admin dalam mengeset password administrator, hingga dengan mudah di-hack oleh hacker yang menamakan dirinya “Tiku5Rumput” dan “GStringCrew”. TikusRumput juga memberikan peringatan bahwa O/S FreeBSD yang digunakan oleh SponsorFind.com sama sekali tidak diatur secara optimal tingkat keamanannya. Tampaknya, mereka memberi ‘tips’ bahwa file index tersebut tidak dihapus, hanya di-rename, dan memberi ‘saran’ agar para admin segera mengganti password mereka.

Melihat dua kejadian terakhir, Indonesia ternyata memiliki hacker – hacker yang cukup bagus untuk menerobos server di Internet. Dan TikusRumput mungkin termasuk salah satu anggota dari kelompok – kelompok hacker yang bernama Cyberborg, AntiHackerlink (hackerlink tidak termasuk, karena terbukti hanya sebagai hacker-hackeran !!) Kasus hacker Indonesia di Singapura, sejak terdakwa melanjutkan sekolah bahasa di Australia (21 Mei 1999) hingga pelaksanaan pengadilannya di Pengadilan Rendah Singapore (20 Juli 2000).

Tak Pernah Kapok. Hacker kita Go International sebenarnya sudah cukup lama, bahkan ada yang sempat tertangkap, seperti Wenas (HC : Hantu Crew), remaja 15 tahun asal kota Malang, Jawa Timur yang ditangkap oleh aparat Singapura setelah mengacak – acak server National University of Singapore, yang dilakukannya dari Australia. Wenas tertangkap saat dia pindah sekolah ke Singapura, dan kemudian melakukan praktik hacking dengan membobol server Data Storage Institute (DSI). Bangga atau kecewakah kita ? Komentar dari bLaCkApRiL : Kami bangga dengan adanya hacker – hacker handal di Indonesia, karena hacking/cracking membuat hidup ini tidak monoton dan membosankan !! Yang isinya hanya kerusuhan dan pertikaian !!!!! Tuhan, kembalikan Indonesia-ku seperti aliran sungai yang mengalir dengan tenang….

(K201) 

http://www.geocities.com/yogyacarding/ajinomoto_dpt_gbr_babi.htm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s