Posted in Uncategorized

Teknologi Informasi, Keterangan Ahli, dan Bukti di Persidangan Kasus Munir

Barang bukti:

1. Hp Nokia milik Wisnu Dipoyono Budi

2. Hard Disk Deputi V BIN

3. Hard Disk Kloning milik ahli Jhon Turino

4. 3 lembar recovery surat dari hard disk Deputi V BIN

5. Print out Call Data Record

6. Sim card reader, sim card

1. Pemeriksaan Ahli Jhon Turino

Materi Pertanyaan Pembuka Majelis Hakim

Ahli mengaku tidak mengenal Terdakwa. Ahli mengaku tidak memiliki hubungan keluarga dengan Terdakwa. Ahli mengaku sanggup disumpah sesuai dengan keahliannya.

Lutfi interupsi dengan mempermasalahkan pekerjaan ahli sehari-hari sebagai karyawan. Suharto mengingatkan untuk menyamakan berkasa BAP yang menulis pekerjaan ahil. (Terdakwa yang menunjukkan berkas tersebut kepada Lutfi).

Lutfi mengingatkan majelis mengenai kualifikasi seseorang ahli harus memiliki background akademis yang cukup dapat dikatakan ahli. Lutfi menegaskan ahli bukan sebagai karyawan di suatu tempat sehingga dia tidak dapat secara independent memberikan pendapatnya di persidangan ini.

Suharto menanggapi hal itu dengan saya akan catat di dalam berita acara mengenai keberatan tersebut. Kemudian saksi menjelaskan bidang keahliannya mengenai pengamanan di bidang softwarenya.

Lutfi masih keberatan dengan keberadaan ahli ini. Ambarita spontan memotong pembicaraan Lutfi dengan mengatakan tidak ada masalah bekerja dimana ahli.

Suharto mengingatkan Lutfi agar tidak terjebak dalam areal penilaian terhadap ahli ini. Suharto mengingatkan kepada Tim JPU dan PH bisa memiliki penilaian fakta di persidangan, jangan sampai sidang hari ini kekurangan fakta persidangan dari ahli ini. Suharto menegaskan keberatan Penasehat hukum telah dicatat dan dimasukkan dalam berita acara.

Lutfi mewakili dari Tim Penasehat hukum menyatakan kami tidak melihat orang ini sebagai ahli. Namun Suharto tetap memberikan kesempatan kepada ahli ini untuk memberikan pendapatnya sesuai dengan keahliannya.

(ada 3 orang sahabat munir tepuk tangan)

Kemudian ahli disumpah menurut tata cara agama islam. Suharto menegaskan maksud kedatangan ahli adalah dimintakan pendapatnya sesuai dengan keahliannya.

Saksi mengaku pernah diperiksa oleh penyidik sebanyak satu kali. Saksi mengaku telah membaca dan mengerti BAP yang telah ditandatangi berikut memparaf setiap halamannya.

Suharto mempersilahkan kepada Tim JPU untuk mengawali pemeriksaan ini.

Continue reading “Teknologi Informasi, Keterangan Ahli, dan Bukti di Persidangan Kasus Munir”