Posted in ilmu, Internet, Kerjaan Ofis, masyarakat

Reportase Seminar "Continuous Security in Preventing Modern Crime 2010"

Pada 4 Februari 2010 yang lalu Universitas Gunadarma mengadakan seminar dengan judul “Continuous Security in Preventing Modern Crime 2010” yang berkaitan dengan IT dengan mengundang beberapa ahli di bidangnya seperti security jaringan, digital forensik, hukum telematika, dan sebagainnya. Beberapa pembicara kawakan hadir seperti Edmond Makarim, Ruby Alamsyah (digital forensic, incident handling principle and method), Gildas Deograt (pentingnya uji penetrasi secara etis), Avinanta Tarigan (model and theory security), M. Shalahuddien, dan ternyata anggota DPR Komisi 1 yaitu Roy Suryo (permasalahan dan pengalaman dalam mengkomunikasikan masalah sekuriti ke publik) di dapuk juga menjadi narasumber.

Seminar ini dapar dikategorikan sebagai seminar yang cukup unik dikarenakan antara Ruby Alamsyah dan Roy Suryo beberapa hari sebelumnya sempat “bersitegang” masalah tayangan skimmer ATM salah satu bank swasta. Beberapa kalangan IT antusias menyambut seminar di Universitas Gunadarma tersebut dengan tangan terbuka dikarenakan pembicaranya sedang “naik daun”. Acara jam 13.30 WIB dimulai dengan pembicara minus Roy Suryo yang datang terlambat dikemudian. Pembicara pertama adalah Avinanta Tarigan dilanjutkan dengan presentasi dari Gildas Deograt. Setelah kedua pembicara itu barulah pakar digital forensik Ruby Alamsyah mempresentasikan pemikirannya.

Sekitar jam 15.00-15.30 datanglah Roy Suryo dengan gaya khasnya yang ramah tamah penuh dengan senyuman khasnya menyalami para panelis satu persatu. Tibalah presentasi dari pak Didin yang khas dengan joke-jokenya membuat para hadirin sumringah girang. Menyikapi masalah perseteruan antara Roy dan Ruby, beliau berceletuk “ah saya gak mau demoin step-by-step nanti di laporin mas roy seperti Ruby” tukas dirinya. Singkat cerita tibalah waktunya dari KRMT Roy Suryo untuk menjadi panelis. Hal-hal yang beliau tampilkan pada acara tersebut lebih mengarah pada bentuk fisik dari gadget bukan dalam bentuk pemikiran atas kemajuan IT.


Roy Suryo memulai presentasinya dengan mengangkat masalah kecanggihan gadget dan IT yang semakin lama semakin berkembang sembari memaparkan komunikasi dibidang IT. Setelah presentasi selesai, seperti yang sudah saya perkirakan sebelumnya, langsung maupun tidak langsung kehebohan kasus skimmer ATM bank swasta kemarin juga di bahas. Beberapa panelis ada yang sempat mengkritik tindakan pelaporan Roy atas tayangan skimmer ATM tersebut. Menanggapi kritikan dari beberapa panelis dia berucap:

saya tidak pernah melaporkan Ruby Alamsyah ke KPI ataupun ke polisi, yang saya laporkan adalah medianya, bila kemudian di media massa menyebutkan bahwa saya melaporkan Ruby, itu bisa-bisanya media aja”.

Gildas Deograt juga menanggapi tindakan Roy Suryo atas pelaporan Ruby Alamsyah tersebut:

mas Roy, saya mau menyampaikan kegusaran saya, menurut saya apa yang dilakukan oleh pak Ruby itu saya sangat mendukung, dan itu benar adanya, dengan adanya informasi tersebut jadi nasabah/masyarakat diuntungkan selain informasi , nasabah juga jadi tidak tertipu lagi oleh bank bila ada klaim-klaim penarikan atm yang dia tidak lakukan tapi bank bilang lain – transaksi tersebut sah  karena menggunakan atm dan pin yang benar“.

Dan Roypun kembali menjawab statemen tersebut:

oh kalo benar data-data tersebut bahwa bank melakukan pembiaran, mari kita sama-sama lapor…gak bener itu bank  prinsipnya saya tidak mempersalahkan Ruby, karena saya tahu niatnya baik, mungkin hanya keselip lidah saja dan tidak tahu pertaturan media/pers

Dari Ruby Alamsyah sendiri tidak menanggapi apapun terhadap statemen dari Roy Suryo tersebut yang justru tampak mendukung tindakan Ruby perihal pembahasan skimmer ATM yang heboh beberapa waktu lalu di Indonesia. Dalam seminar kemarin dirinya juga memaparkan bahwa saat ini DPR dapat dikategorikan “beruntung” memiliki anggota seperti dia karena dia yang paham masalah IT sehingga dapat merevisi UU ITE dan membuat RUU TIPITI dengan mengcomparekan hasil kerja dirinya dengan salah satu anggota dewan yang praktisi masalah IT.

9 thoughts on “Reportase Seminar "Continuous Security in Preventing Modern Crime 2010"

  1. Ruby ma Om Oy dah baikan toh?? Syukurlah… Ahahahaha…:mrgreen:

    Kayaknya menarik, sayang ga datang…😀

  2. Dalam seminar kemarin dirinya juga memaparkan bahwa saat ini DPR dapat dikategorikan “beruntung” memiliki anggota seperti dia karena dia yang paham masalah IT sehingga dapat merevisi UU ITE dan membuat RUU TIPITI dengan mengcomparekan hasil kerja dirinya dengan salah satu anggota dewan yang praktisi masalah IT.

    Huauauahaha… ‘beruntung’lah Indonesia pernah punya joker.

    Hi Roy!™

  3. Sam,takon. Memangnya RS pernah melakukan publikasi sekuriti ke publik ? Ndak begitu ngikuti ayas. Yang jadi pertanyaan, SOP publikasi itu sendiri harusnya sperti apa.

  4. kirain mau critain materi seminar, tahunya nggosipin mas Roy. Hihi. Trus Edmon jg, bicara diurutan brapa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s