Posted in Diary, ilmu, Internet, masyarakat, Uncategorized

Ary Muladi: Tokoh Kontroversial dalam kasus Bibit-Chandra

Publik mungkin sudah tidak asing dengan sosok Ary Muladi ini. Dia dianggap sebagai tokoh kunci dalam perseteruan kasus “Cicak vs Buaya” beberapa waktu lalu. Peran dia dalam kasus ini dianggap sebagai makelar kasus dan perantara antara pihak Anggoro dan Anggodo Widjodjo dengan pihak KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Bermula dari diperdengarkannya rekaman intersepsi KPK di dalam sidang Mahkamah Konstitusi yang diindikasikan oleh Bibit dan Chandra sebagai pemohon terhadap upaya kriminalisasi mereka, sosok Anggodo mencuat bak artis. Seiring berjalannya waktu dan berdasarkan keterangan Anggodo, ada beberapa pihak yang berhubungan dengan kasus ini seperti: Ary Muladi, Ade Rahardja, Edi Sumarsono dan beberapa nama lainnya.

Jika kita teliti mengamati kasus ini, ada beberapa keganjilan terkait SKPP, proses hukum Bibit-Chandra, dan terkait keterangan-keterangan didalam BAP. Ary Muladi di dalam keterangannya di berbagai media mengakui bahwa dia menerima dana dari pihak Anggodo untuk diteruskan kepada pimpinan KPK sebagai “pelicin” untuk membantu masalah PT. Masaro milik Anggoro. Awalnya adalah ketika KPK menggeledah PT. Masaro yang kemudian Anggodo menelepon Ary Muladi untuk menanyakan kepada KPK dasar penggeledahan tersebut karena Ary Muladi mengaku mengenal salah satu pejabat KPK, yaitu Ade Rahardja (Direktur Penindakan KPK) dari situlah menurut pengakuan Ary Muladi dalam BAP tertanggal Sabtu, 11 Juli 2009.

Continue reading “Ary Muladi: Tokoh Kontroversial dalam kasus Bibit-Chandra”

Posted in ilmu, Internet, masyarakat, Uncategorized

Concursus di dalam Kasus Findtoyou.com

Akhirnya saya sedikit paham dengan masalah findtoyou.com ini setelah Adi dari pihak findtoyou.com menjelaskan perihal bagaimana awal mula proses yang berakhir dengan berpindahnya program mereka ke sebuah website lain. Selain terhadap pelanggaran terhadap etika sebuah hak cipta, ternyata ditemukan lagi sebuah delik di dalam proses itu. Delik yang dimaksud adalah berupa penerobosan atau bahasa sederhananya adalah akses ilegal terhadap sistem elektronik yang dipunyai oleh findtoyou.com.

Jika menilik dari runtutan proses ini, setidaknya ada 2 delik di dalam satu waktu. Lalu pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana sistem pemidanaan terhadap kasus dengan delik lebih dari satu ini ?, jawabannya adalah dengan menggunakan kaidah concursus. Sebelum kita memasuki kasus tersebut, ada baiknya kita menyelami terlebih dahulu apa itu concursus dan bagaimana sistem pemidanaannya. Concursus sendiri berarti perbarengan yang menggambarkan adanya kebersamaan. Kebersamaan ini maksudnya adalah pemeriksaan seorang terdakwa atau lebih berdasarkan beberapa ketentuan pidana yang telah dilanggarnya secara bersama dalam satu perkara, dengan begitu masalah utamanya adalah nanti ketika penjatuhan pidana.

Continue reading “Concursus di dalam Kasus Findtoyou.com”

Posted in ilmu, Internet, Kerjaan Ofis, masyarakat, Uncategorized

Hak Cipta Program Komputer: Kasus findtoyou.com

Salah seorang sahabat beberapa waktu yang lalu sahabat memberikan saya sebuah tulisan dia berjudul “Plagiatisme dan perlindungan hukum terhadap karya cipta”. Di dalam artikel tersebut, diketengahkan terhadap permasalahan pencurian script dari sebuah website http://findtouyou.com yang dikelola oleh Security Online oleh website http://extremedigger.com yang sudah disuspend oleh penyedia hostingnya. Saya pribadi tidak mengetahui duduk persoalan secara jelas dan lengkapnya bagaimana dan berdasarkan bukti apa (walaupun ada beberapa screenshoot yang diupload ke beberapam forum), tetapi dari artikel tersebut setidaknya saya mendapat gambaran tentang subyek dan obyek yang tengah disengketakan.

Hak atas Kekayaan Intelektual sendiri berarti suatu yang diberikan kepada orang atau pihak yang menghasilkan suatu ciptaan yang bersumber dari pikirannya sendiri. Dalam hal program komputer, tentu saja hasil dari seorang programmer dalam mendayagunakan segala kemampuannya untuk membuahkan sebuah produk dalam bentuk program komputer. Program komputer sendiri merupakan hasil cipta, rasa, dan karsa dan karena inilah maka hukum memberikan perlindungan. Titik berat pada perlindungan hukum pada program komputer adalah kode-kode yang dapat memberikan instruksi dalam sebuah komputer, dengan demikian inovasi program komputerlah yang sejatinya dilindungi atas nama hukum.

Dengan begitu, kasus ini dimasukkan dalam perlindungan terhadap program komputer di dalam rejim Hak atas Kekayaan Intelektual, dalam bidang Hak Cipta. Hak cipta merupakan salah satu bentuk perlindungan yang cukup ampuh di dunia maya karena sifat perlindungannya bersifat global, tetapi agaknya agak sedikit memberikan masalah tersendiri mengingat dunia maya seorang subyek hukum dapat dengan mudah memperbanyak dan menyebarluaskan suatu karya cipta.  Dalam hak cipta sendiri dikenal adanya beberapa hak yang berkenaan dengan hasil karya tulisan (literaly works), hasil karya musik (musical works), hasil karya drama (dramatic works), hasil karya koreografis (coreographis works), hasil karya seni rupa, film dan audio visual, rekaman suara, dan karya arsitek (architectural works).

Continue reading “Hak Cipta Program Komputer: Kasus findtoyou.com”