Posted in Internet, masyarakat, Uncategorized

Siaran Pers dan Ustadz

Saya  sedikit kaget tadi malam membaca siaran pers dari Kementrian Komunikasi dan Informatika menyikapi masalah pemutaran film yang mengandung unsur LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, and Transgender). Bukan karena masalah kontroversinya filmnya, tetapi masalah siaran pers resmi dari instansi pemerintah yang bukan dibawah naungan Kementrian Agama dengan membawa suatu agama ke dalam ranah yang bukan menjadi haknya, saya kutipkan siaran pers tersebut:

(Jakarta, 28 September 2010). Dalam beberapa waktu terakhir ini telah muncul pemberitaan di beberapa media massa, yang menyebutkan bahwa Kementerian Kominfo telah memberikan sponsorship dan persetujuan terhadap pelaksanaan festival film yang kontennya di antaranya terkait dengan kehidupan kaum homoseksual.

Terhadap pemberitaan tersebut, Kementerian Kominfo melalui siaran pers ini menyampaikan tanggapan sebagai berikut:

1.     Tidak benar, bahwa Kementerian Kominfo telah telah memberikan sponsorship dan persetujuan terhadap pelaksanaan festival film yang kontennya di antaranya terkait dengan kehidupan kaum homoseksual.

2.     Memang benar, bahwa pada tanggal 22 September 2010 ada seorang wartawan AFP yang menanyakan masalah penyelenggaraan festival tersebut, kemudian respon kami adalah sebagai berikut:

Continue reading “Siaran Pers dan Ustadz”

Posted in ilmu, Internet, masyarakat

Infrastruktur Internet Indonesia dan Kendala-kendalanya bag. 1

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan aneka ragam etnis dan suku. Berdasarkan data Juli 2010 jumlah penduduk Indonesia adalah 242,968,342 juta jiwa (berdasarkan data Central Intelligence Agency) dengan 40 juta pengguna internet dan 7 juta pelanggan internet. Sayangnya, banyaknya pengguna dan pelanggan ini tidak diimbangi dengan internet infrastruktur yang memadai seperti koneksi yang bagus dan sarana dan prasarana yang memadai. Ada sekitar 175 juta nomor pelanggan handphone yang mana 135 juta merupakan unique number dengan kata lain setiap orang memiliki lebih dari satu handphone dan 85 juta merupakan pengguna dari GPRS.

Salah satu contoh bagaimana pengguna Internet Indonesia telah menyaingi dunia adalah dengan contoh Facebook. Indonesia menduduki tempat ketiga pengguna Facebook di dunia setelah Amerika Serikat dan Inggris, yaitu dengan 25,912,960 akun Facebook, tak hanya itu dengan social media, Indonesia sendiri dalam hal penggunaan gadget seperti Blackberry sejak dekade 2007-2009 sudah lebih dari 1 juta pengguna menyaingi Amerika Serikat walaupun terbatas pada Blackberry Internet Service (BIS).

Continue reading “Infrastruktur Internet Indonesia dan Kendala-kendalanya bag. 1”