Posted in cybercrime, Diary, Internet, masyarakat

Serba-serbi Kasus Cybercrime: Contoh Lampiran Barang Bukti

Pada postingan kali ini saya akan membahas terkait dengan contoh lampiran barang bukti dari sebuah kasus pencemaran nama baik dengan media internet. Berikut ini adalah kasus yang dimaksud:

Detil Perkara Pindana Umum
No SPDP B/5007/V/2010/Datro
TGL SPDP 14.05.2010
TGL TERIMASPDP 5/17/10
TERSANGKA UTAMA MUHAMMAD ALKAFF
NO BERKAS BP/85/VIII/2010/Dit Reskrimsus
TGL TERIMA BERKAS 8/12/10
TERSANGKA UTAMA MUHAMMAD ALKAFF
STATUS BP MUHAMMAD ALKAFF
NAMA JENIS Sudah P21
PASAL PERKARA  –
URAIAN PERKARA 310 KUHP dan atau Pasal 27 (3) Jo Pasal 45 (1) UU RI No.11/2008 Ttg Informasi dan Transaksi Elektonik
TGL T7 Pada hari Jum’at tanggal 17 September 2009 bertempat di Jl. Damai No. 15 Rt. 10/03 Kel. Gedong Kec. Pasar Rebo Jakarta Timur, tersangka telah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik melalui internet.1

Pihak yang berpekara adalah Nur Khairiyah (pelapor) dan Muhammad Alkaff (tersangka) yang ditangani oleh Satuan Cyber Crime Polda Metro Jaya. Saya tidak tahu harus prihatin atau bagaimana ketika melihat salah satu lampiran terkait barang bukti berikut ini:

Lampiran

Oke, saya….ah sudahlah.

________

1. Info Perkara Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta

18 thoughts on “Serba-serbi Kasus Cybercrime: Contoh Lampiran Barang Bukti

  1. Oops! Google Chrome could not find http://www.nurkhairiyah.yahoo
    Suggestions:
    Search on Google:
    eh tapi … ya sudahlah, mungkin cuma salah ketik😦
    tunggu dulu, ini asli ya? koq nama-namanya gak disamarkan apa tidak melanggar asas praduga tidak bersalah? jangan sampe nantinya yang berperkara jadi:
    Muhammad Alkaff (pelapor) dan Sam Ardi (terlapor) atas kasus perbuatan tidak menyenangkan🙂
    Wkwkwkwkwk ….

    1. Jika sudah memasuki masa persidangan, maka tidak ada rahasia-rahasiaan, kecuali sidang tertutup untuk umum dan itupun hanya proses sidangnya saja. Penyebutan pelapor, terlapor, dan tersangka itu sah-sah saja, tidak melanggar aturan.

  2. padhal mampir ke sini karena merasa jiwa “pernah jadi mahasiswa hukum” terpanggil. jebul malah ngakak di akhir bwahahhahahahaha……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s