Posted in cybercrime, ilmu, Internet, masyarakat

Waspada Phising dengan Long URL

Sudah sejak seminggu ini isi direct message saya di Twitter penuh dengan himbauan dari teman-teman yang mengingatkan dan/atau memberitahu tentang orang lain yang mencoba mencuri informasi dari akun saya. Sepintas memang jika ada info seperti itu kita segera melakukan cek & ricek karena terkait informasi pribadi kita di internet. Masalahnya adalah pesan dengan huruf besar semua dari teman tersebut menggunakan bahasa Inggris dan memberikan url yang tidak dikenal, sesuatu yang jarang teman saya lakukan kepada saya.

Akhirnya saya melihat satu persatu pesan yang masuk tersebut, dan timbul pertanyaan besar, mengapa semua pesan dari teman tersebut isinya sama semua? apakah memang ada peringatan berjamaah?

Continue reading “Waspada Phising dengan Long URL”

Posted in cybercrime, ilmu, Internet, masyarakat, Uncategorized

Perdebatan Pasal 27 ayat 3 UU ITE

Pasal 27 ayat 3 Undang-undang No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (selanjutnya disebut UU ITE) kembali hangat diperbincangkan. Kalangan akademisi, politikus, dan aktivis social networking kembali memperdebatkan tentang esensi dari pasal yang memidanakan pencemaran nama baik dan penghinaan melalui media internet.

Bagi kubu yang pro Pasal 27 ayat UU ITE, pasal ini berfungsi untuk melindungi hak orang yang dicermakan nama baiknya atau dihina melalui media internet. Bagi kubu yang kontra, pasal ini rumusannya dianggap sebagai jaring empuk untuk membungkan kritik atau bahkan kebebasan berkespresi di internet. Polemik inipun berujung pada dilakukannya judicial review, dan dalam putusannya Mahkamah Konstitusi (selanjutnya disebut MK) menolak bahwa pasal ini bertentangan dengan Undang-undang Dasar 1945 (selanjutnya disebut UUD 45).

Continue reading “Perdebatan Pasal 27 ayat 3 UU ITE”

Posted in cybercrime, ilmu, Internet, masyarakat, Uncategorized

Melawan Lupa 27 ayat 3 ITE: Memori Kasasi Perdata Prita Mulyasari

Saya akan memuat beberapa dokumen tentang Prita Mulyasari dalam persidangan yang bertempat di Pengadilan Negeri Tangerang. Beberapa dokumen saya unggah karena saya belum menemukan ada user internet yang membahas hal ini. Semoga dokumen-dokumen yang saya unggah nantinya dapat menjadi pembelajaran bersama, khusunya bagi para aktivis dan penggiat yang berada di dunia manapun agar tidak menjadi korban dari Pasal 27 ayat 3 Undang-undang No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Beberapa dokumen yang akan saya unggah diantaranya adalah pledooi, memori kasasi perdata Prita Mulyasari yang dimenangkan oleh Mahkamah Agung, kasus medical check up gratis dari OMNI Internasional kepada kejaksaan negeri Tangerang ketika kasus Prita Mulyasari bergulir, kasus 27 ayat 3 lainnya dimana seseorang mengubah status perkawinan di Facebook dan berujung pada proses persidangan!. Berikut ini adalah Memori Kasasi perdata dari Prita Mulyasari atas jaksa penuntut umum.

Continue reading “Melawan Lupa 27 ayat 3 ITE: Memori Kasasi Perdata Prita Mulyasari”

Posted in cybercrime, Internet, masyarakat, Uncategorized

Melawan Lupa 27 ayat 3 ITE: Pembelaan Prita Mulyasari

Saya akan memuat beberapa dokumen tentang Prita Mulyasari dalam persidangan yang bertempat di Pengadilan Negeri Tangerang. Beberapa dokumen ini saya unggah karena saya belum menemukan ada user internet yang membahas hal ini. Semoga dokumen-dokumen yang saya unggah nantinya dapat menjadi pembelajaran bersama, khusunya bagi para aktivis dan penggiat yang berada di dunia manapun agar tidak menjadi korban dari Pasal 27 ayat 3 Undang-undang No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Beberapa dokumen yang akan saya unggah diantaranya adalah pledoi, memori kasasi perdata Prita Mulyasari yang dikabulkan oleh Mahkamah Agung, kasus medical check up gratis dari OMNI Internasional kepada kejaksaan negeri Tangerang ketika kasus Prita Mulyasari bergulir, serta jika memungkinkan kasus 27 ayat 3 ITE lainnya dimana seseorang mengubah status perkawinan di Facebook dan berujung pada proses persidangan!. Selamat membaca.

Continue reading “Melawan Lupa 27 ayat 3 ITE: Pembelaan Prita Mulyasari”

Posted in Uncategorized

Tentang Defacing Website

Bulan Mei dan Juni 2011 lalu mungkin mata sebagian user Internet beralih pada kasus “bobol”nya website Kepolisian Republik Indonesia. Kebetulan website yang tampilannya berubah tersebut momentumnya dekat dengan penangkapan teroris di Jawa Tengah. Spekulasipun terjadi, dan bahkan ada yang mengaitkan serangan atas website Polri ini dilakukan oleh gerombolan teroris. Saya tak memungkiri memang ada kelompok teroris yang menggunakan media internet sebagai salah satu “amunisi” dalam melaksanakan teror seperti Imam Samudra yang notabene hacker dan mulai menggunakan ketrampilannya tersebut sejak medio 2002.

Seperti jamur dimusim hujan, setelah terjadi perubahan tampilan pada website Polri, beberapa website pemerintah yang berdomain .go.id ikut terkena dampak. Kementrian Komunikasi dan Informatika yang merupakan tonggak IT Indonesia tak luput dari serangan defacer. Saya menduga bahwa website yang “kebobolan” tersebut tidak pernah dipatch oleh administrator karena serangan atas website tersebut tidak hanya terjadi sekali saja, tetapi berulang kali, dengan kata lain ibarat keledai, sudah jatuh ke dalam lubang yang sama, ikut tertimpa tangga pula.

Continue reading “Tentang Defacing Website”

Posted in ilmu, Internet, Refleksi, Uncategorized

iPad dan Regulasi

Saya tak habis pikir, mungkin untuk pencitraan atau kejar setoran penegakan hukum, semakin lama aparat penegak hukum semakin aneh. Beberapa waktu yang lalu saya membaca tentang kasus penangkapan Dian dan Randy yang dipancing oleh polisi untuk menjual iPad dari sebuah forum internet.

Oleh aparat mereka didakwa dengan beberapa pasal dalam peraturan Indonesia, diantaranya:

  • Pasal 8 ayat 1 huruf J Undang-Undang No 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
  • Pasal 52 jo Pasal 32 Undang-Undang No. 36 tentang Telekomunikasi

Merk komputer tablet seperti iPad merupakan barang yang tergolong produk elektronik dan produk telematika. Sehingga untuk mengetahui spesifikasi dalam koridor barang tersebut, diperlukan melihat regulasi terkait dengan barang yang “dipersengketakan” itu. Sebelum memasuki regulasi terkait, ada baiknya kita menelanjangi pasal-pasal yang didakwakan.

Continue reading “iPad dan Regulasi”