Posted in ilmu, Internet, Refleksi, Uncategorized

iPad dan Regulasi

Saya tak habis pikir, mungkin untuk pencitraan atau kejar setoran penegakan hukum, semakin lama aparat penegak hukum semakin aneh. Beberapa waktu yang lalu saya membaca tentang kasus penangkapan Dian dan Randy yang dipancing oleh polisi untuk menjual iPad dari sebuah forum internet.

Oleh aparat mereka didakwa dengan beberapa pasal dalam peraturan Indonesia, diantaranya:

  • Pasal 8 ayat 1 huruf J Undang-Undang No 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
  • Pasal 52 jo Pasal 32 Undang-Undang No. 36 tentang Telekomunikasi

Merk komputer tablet seperti iPad merupakan barang yang tergolong produk elektronik dan produk telematika. Sehingga untuk mengetahui spesifikasi dalam koridor barang tersebut, diperlukan melihat regulasi terkait dengan barang yang “dipersengketakan” itu. Sebelum memasuki regulasi terkait, ada baiknya kita menelanjangi pasal-pasal yang didakwakan.

1. Pasal 8 ayat 1 huruf j Undang-undang tentang Perlindungan Konsumen

BAB IV

PERBUATAN YANG DILARANG

BAGI PELAKU USAHA

Pasal 8

jtidak mencantumkan informasi dan/atau petunjuk penggunaan barang dalam bahasa Indonesia sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku

Dari pasal tersebut setiap produk yang tidak mencantumkan informasi dan/atau petunjuk atau bahasa kerennya manual book atas sebuah produk dilarang diperjualbelikan di Indonesia. Pertanyaannya, apa saja jenis barang tersebut?. Pada paragraf atas telah dijelaskan bahwa iPad merupakan barang elektronik dan barang telematika, sehingga kita harus merujuk pada regulasi yang berkaitan dengannya, yaitu dengan melihat pada Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 19/M-DAG/PER/5/2009 tentang Pendaftaran Petunjuk Penggunaan (manual) dan Kartu Jaminan/Garansi Purna Jual Dalam Bahasa Indonesia Bagi Produk Telematika dan Elektronika

Peraturan Menteri Perdagangan

Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 19/M-DAG/PER/5/2009 tentang Pendaftaran Petunjuk Penggunaan (manual) dan Kartu Jaminan/Garansi Purna Jual Dalam Bahasa Indonesia Bagi Produk Telematika dan Elektronika, terutama pada Lampiran I yang berisi produk Telematika dan Elektronika yang Wajib Dilengkapi Petunjuk Penggunaan (Manual) dan Kartu Jaminan/Garansi Purna Jual Dalam Bahasa Indonesia:

Lampiran 1
Lampiran 1
Lampiran 1

Tidak disebutkan secara tersurat tentang komputer tablet, komputer hanya disebut bagiannya saja yaitu monitor. Saya curiga aparat penegak hukum kita tidak pernah menggunakan produk dari Apple sehingga mungkin dikira iPad itu seperti barang yang jatuh dari langit yang digunakan serta diperjualbelikan di Indonesia. Padahal ada tata cara penggunaan dan serba-serbinya iPad yang sifatnya softcopy berbahasa Inggris yang dapat diubah menggunakan bahasa Indonesia pada iPad. Pertanyaan penting, mengapa hanya kasus iPad? Mengapa ketika masalah RIM dengan produk BlackBerry semua terdiam? Jelas sekali secara de jure tidak bisa dengan dalih manual book dipakai untuk menjerat kedua orang itu. Entah jika menjual iPad tanpa manual book yang tidak ada dalam regulasi di Indonesia itu kalibernya sama dengan menjual narkoba sehingga harus ada pancing memancing, kurang kerjaan.

2. Pasal 52 jo 32 Undang-undang No. 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi

Untuk mengetahui dakwaan yang disangkakan, maka kita perhatikan pasal yang dimaksud:

Perangkat telekomunikasi yang diperdagangkan, dibuat, dirakit, dimasukkan dan atau
digunakan di wilayah Negara Republik Indonesia wajib memperhatikan persyaratan teknis
dan berdasarkan izin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

dan

Barang siapa memperdagangkan, membuat, merakit, memasukkan atau menggunakan
perangkat telekomunikasi di wilayah Negara Republik Indonesia yang tidak sesuai dengan
persyaratan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat (1), dipidana dengan pidana
penjara paling lama 1 (satu) tahun dan atau denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus
juta rupiah).

Melihat 2 pasal tersebut sangat jelas siapa saja yang membuat dan menjual atau menggunakan suatu alat telekomunikasi yang tidak tersertifikasi, maka dapat dikenakan pidana. Sertifikasi sendiri merupakan ranah Kementrian Komunikasi dan Informatika yang diamanatkan pada Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi. Jika iPad tersebut dianggap belum memenuhi kriteria Pasal 52 jo 32 tersebut karena merupakan barang impor yang notabene dibeli oleh Dian dan Randy beberapa unit kemudian dijual kembali, saran saya, sesegera mungkin aparat penegak hukum melakukan sweeping kepada seluruh pengguna iPad saja.

Melihat kasus ini saya semakin yakin bahwa aparat penegak hukum kita in casu polisi dan jaksa nothing pemahamannya tentang barang elektronik (saya tidak menggunakan kata produk telematika lagi karena khawatir pikiran mereka tidak bisa menangkap maksudnya) dan bagaimana fungsi serta penggunaannya dalam masyarakat. Apakah mungkin karena terlalu lama menggunakan mind set mesin ketik ? Hilangkan jauh-jauh cara berpikir “kamilah yang mengerti hukum di Indonesia!”🙂

13 thoughts on “iPad dan Regulasi

  1. “saran saya, sesegera mungkin aparat penegak hukum melakukan sweeping kepada seluruh pengguna iPad saja.”

    ….. dan yang PERTAMA kena razia adalah Pak Presiden SBY😀

    Wkwkwkwkwk

  2. Saya setuju dg postingan ini. Namun demikian, dlm rangka penegakan hukum proses pengadilan biar berjalan. Saya yakin, dlm hati kita masing-masing tidak menyetujui sebuah pelanggaran hukum sekecil apapun. Menjadi masalah karena seolah2 aparat penegak hukum hanya mau ngurusi ‘pelanggaran kecil’ sementara ‘kejahatan besar’ terkesan dibiarkan.

    Apalagi jika benar, bahwa terdakwa berniat menjual sekitar 8 ipad. Tentu hal ini perlu diungkap apakah ada jaringannya? Dan akhirnya, sy berharap para terdakwa ini mendapat perlindungan hukum sebaik-baiknya. Dan spt mas sam bilang, perlakukan sama thdp pelaku jual beli dan pemilik ipad yg tidak ‘tersertifikasi’.

    Demikian.

    1. Yup…saya menyayangkan kalo karena masalah “manual book” berbahasa Indonesia, apalagi sudah mendatangkan saksi ahli dari Dirjen Postel dan YLKI bahwa gak ada manual book berbahasa Indonesia itu merupakan pelanggaran sehingga termasuk tindak pidana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s