Posted in Diary, masyarakat

Waspada di ATM

Bermula dari RT twit dari salah seorang teman di Twitter 1 Nomvember 2011 lalu tentang sebuah foto di ATM. Sticker ATM Mandiri dalam foto tersebut diindikasikan telah dipalsukan atau palsu. Setelah saya telusuri, ternyata link tersebut merujuk kepada foto dari akun facebook yang memberi keterangan foto tersebut diambil kapan dan dimana. Adapun dalam akun facebook tersebut terdapat keterangan sebagai berikut:

Teman2… Silahkan di share… Teman aq di Jogja nyaris. Dia mau ambil di ATM Mandiri di TamSis deket UII Hukum. Dia curiga dgn sticker’y krn dr kertas agak keras/tebal (foto diatas dari dia), Info’y dr group Tareuman-Manado (my lovely village). Trus dia cabut kertas sticker tsb dan dia bawa ke kantor cabang Bank Mandiri. Pihak Bank berterima kasih, uang dia selamat dan pulang’y dia dpt payung 

Saya menjadi teringat kejadian tahun 2010 lalu tentang kasus ATM ini. Sore itu pada bulan Februari sahabat saya, Ruby Alamsyah, menelepon saya memberitahukan bahwa ATM di berbagai daerah dipasangi skimmer oleh seseorang yang saat itu berada di Australia. Jaringan tersebut memanfaatkan kelemahan sistem keamanan bank yang berada di ATM untuk mencuri uang nasabah. Kasus tersebut juga yang membuat Ruby sempat bersitegang dengan seseorang yang disebut sebagai pakar telematika.

Contoh

Hampir sama kali ini, tapi modus yang dipakai adalah dengan memacetkan temapt kita memasukan kartu ATM dan dengan tambahan memberikan sticker palsu untuk menggiring calon korban menghubungi nomor tersebut. Selanjutnya korban diminta untuk memberikan nomor PIN kartu tersebut. Setelah korban memberikan nomor PIN maka korban diminta untuk tenang karena sedang proses memblokir kartu ATM. Setelah korban pergi dari ATM tersebut penjahat yang berpura-pura sebagai customer service dari bank tertentu mengontak jaringannya yang tidak jauh dari ATM tersebut untuk memasuki ATM agar mengambil uang. Kok bisa? tentu saja bisa, korban dengan sukarela memberikan nomor PINnya kepada “bank” tadi, bukan?

Ada beberapa tips jika anda sedang terkena masalah “kartu ATM macet tersebut” atau biasanya “ATM tertelan”.

  1. Ketika anda memasukan kartu ATM dan tiba-tiba macet, maka pastikan anda kenali dahulu sekeliling anda. Jika ada petugas atas satpam dari bank tersebut (jika ATM berada di kompleks Bank) segera hubungi mereka.
  2. Jangan mudah percaya orang yang akan membantu anda untuk menangani masalah kartu ATM macet tersebut jika anda ragu siapa dia.
  3. Periksa sekitar mesin ATM adakah sticker layanan pengaduan dari Bank untuk hal yang demikian, tapi anda harus waspada, biasanya sticker tersebut sudah ditempeli dengan sticker palsu buatan pencuri agar anda menghubungi mereka.
  4. Jangan pernah memberikan PIN anda kepada siapapun dan karena ALASAN APAPUN! Bank tidak pernah meminta nomor PIN anda dalam keadaan APAPUN dan ALASAN apapun ketika anda bermasalah dengan kartu ATM anda yang tertelan itu!
  5. Jika anda ragu, segera hubungi Bank (jika tidak percaya lewat telepon, datangi langsung!), saldo anda masih aman (walaupun kartu sudah masuk ke mesin ATM) selagi anda tidak memberikan PIN tersebut kepada siapapun setelah peristiwa itu, karena transaksi elektronik akan terjadi jika kombinasi kartu ATM dan PIN telah dikombinasikan!

Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan…karena sudah pernah dibahas di blog ini sebelumnya, semoga bermanfaat.

One thought on “Waspada di ATM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s