Posted in cybercrime, ilmu, Internet, masyarakat

Diary: Kabar Peninjauan Kembali Prita Mulyasari

Jumat 25 November 2011 lalu tim pengacara Prita Mulyasari (OC Kaligis & Associates) memberi kabar ke saya bahwa saat ini Peninjauan Kembali kasus Prita Mulyasari sudah diperiksa oleh para hakim Mahkamah Agung. Adapun pemberitahuan tersebut adalah sebagai berikut:

Dari: S. Yuono <…..@yahoo.com>
Tanggal: 25 November 2011 12:18
Perihal: Prita Mulyasari
Ke: Sam Ardi <…….@gmail.com>

Dear om Sam,
Berdasarkan Surat dari panitera Muda Pidana Khusus MA RI (Sunaryo, SH, MH) tertanggal 8 November 2011 yg ditujukan kepada panitera Pengadilan Negeri Tangerang menginformasikan bahwa Berkas Perkara Peninjauan Kembali (PK) atas nama Pemohon PRITA MULYASARI telah diterima oleh Mahkamah Agung RI pada tanggal 14 Okt 2011 dan di catat dalam Reg. 225 PK/Pid.Sus/2011…Mudah2an Permohonan PK diterima…..terima kasih..Slamet Yuono OC Kaligis & Associates.

Continue reading “Diary: Kabar Peninjauan Kembali Prita Mulyasari”

Posted in Diary, masyarakat

Diary: Dalih Pembunuhan Massal

Jumat 2 Desember 2011 kemarin saya jalan-jalan ke pameran Semarang Sejuta Buku yang bertempat di Jalan Sriwijaya 29 Semarang. Lazimnya seperti pameran buku, diskon dari penjual menjadi andalan masyarakat untuk berbelanja buku. Saya sendiri membeli buku yang harganya Rp 10.000,00 yang berjudul “Carok” terbitan LKiS pada awalnya (menyesuaikan kantong mahasiswa seperti saya). Tetapi ketika akan pulang sebelum meninggalkan gedung, samar-samar saya melihat sebuah buku, tidak terlalu baru tapi mengusik rasa penasaran saya.

Benar dugaan saya, buku tersebut adalah buku karangan John Roosa yang dahulu dibredel oleh Kejaksaan Agung RI. Saya dekati lapak buku tersebut. Dengan cover berwarna hitam dan sedikit sentuhan warna putih, terpampang jelas bahwa buku tersebut berjudul “Dalih Pembunuhan Massal: Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto”. Saya sudah lama mencari buku ini, tepatnya sejak tahun 2009 dibredel. Buku ini menceritakan sisi lain peristiwa Gestapu atau Gestok yang menjadi memori berdarah perjalanan bangsa Indonesia. Untuk masalah Gerakan 30 September ini saya memiliki beberapa versi diantaranya adalah karangan Ben Anderson dan Peter Dale Scott. Buku ini  “diharamkan” beredar di masyarakat karena pada pokoknya berisi dalang Gestok atau Gestapu adalah Suharto dan karena kesalahan sejarah, terjadi pembunuhan besar-besaran terhadap kelompok di masyarakat.

Continue reading “Diary: Dalih Pembunuhan Massal”