Posted in Diary

Diary: Membangun Server di Indonesia

Isu basi yang terus menjadi bahan pencitraan dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (selanjutnya disebut Kominfo) serta Badan Regulator Telekomunikasi Indonesia (selanjutnya disebut BRTI) adalah tentang pembangunan server di Indonesia oleh Research in Motion (selanjutnya disebut RIM) sebagai produsen BlackBerry. Bagaimana tidak, sejak 2 tahun lalu isu ini masih hangat saja karena, katanya (sekali lagi katanya), jika server dibangun di Indonesia akan memudahkan aparat penegak hukum untuk melacak pelaku tindak pidana yang menggunakan perangkat BlackBerry.

Saya tidak tahu mengapa masalah membangun server RIM di Indonesia ini geraknya lebih cepat ketimbang mengurusi pencurian pulsa yang digarong oleh operator, isu bertahun-tahun yang masih hangat hingga kini. Saya jadi teringat ketika sahabat saya diwawancarai oleh media massa tentang pembangunan server RIM di Indonesia. Dia mengatakan bahwa sebenarnya server RIM ada di Indonesia atau tidak bukan masalah yang sesungguhnya, tetapi adalah hak akses atas server itu sendiri.

Continue reading “Diary: Membangun Server di Indonesia”

Posted in Diary, masyarakat

Diary: Seharian

Saya lupa jamnya kapan, yang jelas sekitar hari Kamis tanggal 17 Pebruari 2012 lalu Yanuar Nugroho, seorang ahli dan peneliti asal Indonesia di Manchester University, mengirim pesan lewat BlackBerry Messenger saya yang berisi “Cak, aku mau ke Malang”. Dia juga bertanya apakah saya ada di Malang dalam bulan Pebruari ini. Saya jawab saya sedang ada di Malang untuk liburan semester gasal ini. Setelah itu saya kirim pesan lagi kabari saja kalau akan ke Malang. Saya mengenal Yanuar Nugroho sendiri ketika diundang oleh Komunitas Bengawan di Solo dan melalui kontak pribadi dengan dia.

Continue reading “Diary: Seharian”

Posted in Diary, masyarakat

Diary: SMS Ancaman

Pagi ini saya membaca berita dari Media Indonesia tentang ditolaknya Peninjauan Kembali (selanjutnya disebut PK) kubu Antasari Azhar. Pada pokoknya berita tersebut berisi putusan Mahkamah Agung yang menolak untuk melakukan PK karena menanggap hakim yang memutus perkara Antasari Azhar sudah benar dalam menerapkan hukum.

Pada blog ini, saya pernah menuliskan artikel tentang Antasari Azhar, mulai dari rekaman dan sms dari sidang Antasari hingga kerancuan putusan hakim dalam kasus ini. Saya tidak ingin membahas proses hukumnya bagaimana. Cuma setelah saya membongkar Berita Acara Pemeriksaan (selanjutnya disebut BAP), print out CDR, dan beberapa dokumen terkait, timbul 1 pertanyaan. Bagaimana kedudukan sms ancaman yang konon kabarnya dari Antasari Azhar tersebut?

Kalau kita melihat pada kronologis kasus, maka satu-satunya petunjuk keberadaan sms ancaman yang konon katanya dari Antasari Azhar tersebut adalah berdasarkan kesaksian 2 orang.

Continue reading “Diary: SMS Ancaman”

Posted in cybercrime, ilmu, Internet

Komentar Terhadap UU ITE

Tulisan saya di bawah ini merupakan rangkuman dari makalah “Kepastian Hukum Dalam Rezim Cyber Law Indonesia” yang saya tulis 4 tahun lalu sebagai bahan ajar mata kuliah “Kapita Selekta Hukum Pidana” di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang guna menanggapi pengesahan Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (selanjutnya disebut UU ITE). Pada tulisan kali ini, pokok permasalahan adalah ┬ámasalah yuridis dalam UU ITE. Selamat membaca dan semoga bermanfaat!

Masalah Yuridis Dalam Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik

Setelah melalui proses yang cukup panjang, pada tanggal 21 April 2008 Indonesia memasuki rezim Cyber Law untuk pertama kalinya. Pada tanggal tersebut Rancangan Undang-Undang Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik oleh pemerintah disahkan menjadi Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (selanjutnya disebut UU ITE).

Continue reading “Komentar Terhadap UU ITE”