Posted in Uncategorized

Diary: Sebuah Gambar

Konon sebuah gambar menyimpan beragam makna, setidaknya itu yang saya pernah baca entah di mana. Sebuah gambar terkadang merepresentasikan alam pikiran sang pembuat gambar tersebut. Sebut saja Mona Lisa karya Leonardo Da Vinci yang sampai hari ini makna dibalik lukisan tersebut masih mengandung tanda tanya bagi sejumlah orang.

Tak hanya itu, sebuah gambar juga dapat menjadi saranan penyambung informasi pada masa lalu sebelum ditemukannya kamera yang kita gunakan untuk mengabadikan momen tertentu. Sebuah gambar bisa menjadi pelajaran bagi siapa saja yang mungkin ingin mempelajari sesuatu hal. Tak terkecuali gambar di bawah ini.

Mungkin bagi yang sudah nonton The Raid, penggrebekan oleh detasemen khusus terhadap penjahat atau gembong mafia adalah hal yang lumrah dan wajar, tetapi dalam gambar tersebut yang kena grebek adalah sebuah komputer yang terkoneksi dengan internet. Coba lihat, lengkap dengan pengeras suara dan persenjataan api seperti revolver, shotgun, dan lain-lainnya digunakan untuk nggrebek sebuah komputer yang terkonksi dengan internet.

Gambar tersebut merupakan karya Edward Arias seorang agen Federal Bureau Investigation (FBI) dari divisi cyber, United States of America. Apa pesan dari gambar tersebut?. Di Indonesia sendiri kejahatan dengan menggunakan media internet sudah mengalami perkembangan tersendiri. Tidak usah jauh menyebutkan defacing, carding, atau bahkan cyber fraud yang nota bene kejahatan berbasiskan media internet, kejahatan konvesional saja saat ini sudah menggunakan media internet.

Beberapa waktu kita disuguhkan dengan website yang menyediakan jasa membunuh seseorang sesuai pesanan. Bayangkan, pembunuhan yang nota bene itu merenggut nyawa orang lain (fisik) sekarang sudah dapat diatur menggunakan media internet (non fisik). Selain itu ada juga perjudian online, dan bahkan transaksi narkotika menggunakan media internet. Media seperti internet pada dasarnya hanyalah media netral, yang menjadikan internet sebagai sarana untuk melakukan kejahatan adalah penggunanya.

Tidak salah jika Edward menggambarkan bahwa trend kejahatan saat ini telah “berpindah” dari kejahatan yang bersifat konvesional dengan media konvesional menjadi kejahatan konvesional dengan media modern. Bertolak dari titik inilah sebagai seorang user kita dituntut untuk menambah pengetahuan kita tentang internet, khususnya yang terkait dengan diri kita sehari-hari; terutama bagi yang baru mengetahui “indahnya” internet karena menggunakan social networking😛.

Senin, 26 Maret 2012

Sam.

Ditulis di Tasikmalaya, Jawa Barat.

sumber gambar: slide presentasi Digital Forensic karya M. Nuh Al Azhar, digital forensic analyst Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia.

3 thoughts on “Diary: Sebuah Gambar

  1. Mentang-mentang udah nonton The Raid, huh!
    Btw, kok gambarnya burek gitu, Kak? Nggak punya yang hi-res, ya?
    *komentari gambarnya, bukan isi tulisannya *:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s