Posted in Diary, ilmu, masyarakat

Visum et Repertum Pahlawan Revolusi

Berbicara mengenai Gerakan 30 September, saya tidak banyak referensi. Sampai detik ini saya hanya mempunyai beberapa buku yang menjelaskan teori dalang Gerakan 30 September, tentu saja di luar versi Orde Baru.  4 buku tersebut memang ditulis oleh orang dari luar Indonesia dan keempatnya sempat dilarang peredarannya di Indonesia oleh Kejaksaan Agung dan para penulisnya sempat juga dilarang ke Indonesia.

4 buku yang berbicara mengenai dalang Gerakan 30 September tersebut adalah;

  1. Kudeta 1 Oktober 1965: Sebuah Analisis Awal
  2. The End of Sukarno
  3. Peranan C.I.A Dalam Penggulingan Bung Karno
  4. Dalih Pembunuhan Massal

Continue reading “Visum et Repertum Pahlawan Revolusi”

Posted in cybercrime, Diary, masyarakat

Buku-buku yang Membahas Cybercrime di Indonesia

Sesuai dengan perkataan saya tempo hari dan mumpung saya ada waktu untuk ngeblog, maka saya akan berikan sejumlah saran beberapa buku yang bisa dibaca atau dipahami terkait cybercrime di Indonesia.Kebetulan karena saya orang pidana dan masalah cybercrime ini ruang lingkupnya orang pidana maka saya hanya akan memberikan referensi dari penulis yang berlatar belakang jurusan pidana.

Bukan bermaksud apa-apa dengan teman-teman yang berlatar belakang non pidana, tetapi bagi saya-dan saya setuju dengan pendapat Prof. Peter Mahmud Marzuki-yang layak dijadikan referensi untuk bahan bacaan, kutipan karya ilmiah hukum selain seorang sarjana hukum ia harus seorang jurist. Selain seorang jurist, ia juga harus berlatar belakang keilmuan yang linear, jadi tidak menghasilkan karya ilmiah atau tulisan dengan level gado-gado. Kebetulan saja di Indonesia ini banyak yang mengomentari kriminalisasi, strategi penanggulangan kejahatan, dan bahkan merumuskan ketentuan pidana dalam perundang-undangan adalah sarjana hukum yang bukan dibidangnya, sehingga timbul masalah yuridis karena cuma memahami pasal-pasal saja, padahal namanya ilmu hukum pidana tidak hanya membaca dan/atau merumuskan pasal. Tidak usah jauh-jauh, Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik contohnya.

Continue reading “Buku-buku yang Membahas Cybercrime di Indonesia”

Posted in ilmu, masyarakat

Masalah Privasi Facebook

Sampai hari ini saya masih menggunakan Facebook, jejaring sosial yang seingat saya sudah saya gunakan sejak tahun 2007. Masalah privasi di Facebook memang bukan merupakan masalah baru, masalah tersebut masalah usang yang kerap kali terjadi. Saya baru saja membaca tentang tuntutan dari Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat (semacam Lembaga Perlindungan Konsumen jika di Indonesia) yang menuntut Facebook telah melanggar privasi penggunanya (rilis 29 November 2011).

Tak hanya menuntut masalah privasi, Komisi Perdagangan Federal juga memaparkan sejumlah kasus-kasus yang dilaporkan oleh konsumen kepada mereka. Saya sendiri sampai hari ini masih menyayangkan mengapa masih banyak orang yang bisa “Add Friend” akun Facebook saya, padahal dulu sebelum Facebook melakukan perubahan pada Privacy Setting seperti sekarang, saya telah membuat akun Facebook saya tidak dapat dimintai konfirmasi pertemanan (jadi hanya saya yang bisa “Add Friend” mereka), entah mengapa sekarang semua orang dapat meminta konfirmasi pertemanan.

Continue reading “Masalah Privasi Facebook”

Posted in cybercrime, Diary, Internet, masyarakat

We Are Anonymous

Hari ini saya sangat senang, betapa tidak, si dia yang notabene merupakan pujaan hati saya membelikan sebuah buku tentang kelompok hacker yang sedang booming sampai artikel ini ditulis, yaitu Anonymous dan Lulzsec. Ya! tidak tanggung buku tersebut merupakan buku yang masih baru, jika tidak salah buku tersebut diterbitkan bulan Juni 2012.

Buku tersebut berjudul We Are Anonymous: Inside the Hacker World of Lulzsec, Anonymous, and the Global Cyber Insurgency. Buku tersebut ditulis oleh Parmy Olson seorang kepala biro majalah Forbes di Inggris. Jika melihat review di Amazon.com buku tersebut sangat direkomendasikan dengan bintang 5 (dari 58 pembaca).

Continue reading “We Are Anonymous”

Posted in Uncategorized

Buku-buku yang Mengkaji Hukum Pidana di Indonesia

Banyak teman, baik itu S1 dan S2 bahkan S3, terkadang masih bingung untuk menentukan buku apa yang bagus untuk dijadikan rujukan dalam mengkaji hukum pidana di Indonesia. pada dasarnya seluruh buku itu bagus dan memberikan informasi kepada kita. Namun ada kalanya dalam buku yang kita baca tidak secara komprehensif membahas topik yang kita inginkan.

Latar belakang pendidikan formal saya adalah sarjana hukum, dengan kajian hukum pidana sejak kuliah S1 hingga S2 (linear), bidang kajian hukum bisnis hanya e-commerce saja yang saya pahami, selain itu saya tidak mempunyai pengetahuan yang cukup mumpuni. Berikut ini mungkin beberapa buku yang berguna bagi pemula atau tingkat menengah yang ingin mempelajari hukum pidana

Continue reading “Buku-buku yang Mengkaji Hukum Pidana di Indonesia”

Posted in ilmu, Internet, masyarakat

Kasus Richard Constantine Van Lee

Beberapa hari yang lalu saya membaca berita tentang kasus yang berhubungan dengan teknologi informasi. Richard Constantine Van Lee dianggap telah melanggar hukum karena melakukan back up data dari laptop perusahaan ke perangkat pribadi dia. Putusan Pengadilan Negeri hingga Pengadilan Tinggi memutus ia bersalah. Saya mengetahui kasus ini pada tanggal 22 September 2011, sesuai dengan kiriman surat dakwaan kasus ini melalui email.

Download anotasi soal kasus Richard Constantine van Lee

Beginilah kondisi penegakan hukum di Indonesia, khususnya dalam menegakkan UU ITE yang konon katanya menjamin kepastian hukum dibidang Informasi dan Transaksi Elektronik. Jadi yang bermasalah itu sumber daya manusianya atau undang-undangnya? Atau keduanya? 🙂