Posted in ilmu, masyarakat

Terduga Mbahmu!

Saya agak jengah ketika membaca berita tentang terduga teroris, terduga krouptor dan sejuta terduga lainnya di media massa. Sepengetahuan saya, sampai detik ini, di fakultas hukum seingat saya tidak pernah diajarkan apa itu “terduga”. Apakah ini masalah sepele? Bagi saya ini bukan masalah sepele, karena ada akibat hukum yang ditimbulkan.

Istilah terduga sering saya baca ketika misalnya Detasemen Khusus 88 menggrebek teroris, tidak hanya menggrebek teroris, ketika dirasa membahayakan tidak segan-segan polisi menembak mati “terduga” teroris, berbekal status terduga polisi dapat menembak mati manusia yang belum kena penyidikan maupun penyelidikan. Contoh lain adalah ketika ada kader partai penguasa melakukan korupsi disebut terduga koruptor.

Continue reading “Terduga Mbahmu!”

Posted in Diary, ilmu, Internet, masyarakat

Buku Hacking

Iseng bongkar-bongkar buku di gudang rumah untuk daftar pustaka tugas saya, ternyata saya masih menyimpan dua buku tentang hacking yang saya beli sekitar tahun 2004/2005, saya sendiri lupa karena sudah terlalu lama. Sampai hari ini, buku hacking yang saya punya ya cuma 2 itu saja (di luar dari sertifikasi lho ya, karena modul/buku dari sertifikasi itu satu paket).

Mengapa cuma dua saja? Pertama, Ya..selain saya ini miskin uang untuk membeli buku IT yang terkenal mehel-mehel, saya juga bisa dapatkan informasi seperti itu lewat forum dan milis komunitas underground yang saya ikuti. Kedua, karena saya kenal para penulisnya meskipun para penulisnya tidak kenal saya ha…ha…ha…ya itung-itung bagi-bagi rejeki buat penulis buku :P.

Continue reading “Buku Hacking”

Posted in ilmu

Rahasia Negara

Beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) melakukan Pengujian Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara, pasal-pasal yang diuji adalah sebagai berikut: Pasal 1 ayat(4), ayat (6), ayat (8), Pasal 4, Pasal 6 ayat (3), Pasal 9 huruf b, huruf c, huruf d, huruf e, Pasal 22 ayat (1), Pasal 25 ayat (2), ayat (4), Pasal 26, Pasal 29 huruf d, Penjelasan Pasal 29 huruf d, Pasal 31, Penjelasan Pasal 32 ayat (1), Pasal 34, Penjelasan Pasal 34 ayat (1), Pasal 36, Pasal 44, dan Pasal 45 terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Menurut beberapa LSM tersebut, pasal-pasal yang diujikan mengandung multitafsir, rentan abuse of power, dan membawa kinerja intelijen seperti zaman Orde Baru. Dalam persidangan dihadirkan beberapa saksi korban dari operasi intelijen Kopassus “Tim Mawar” zaman Orde Baru. Para pemohon menghadirkan beberapa ahli untuk menganalisis dan mendukung pengujian mereka terhadap UU Intelijen agar dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi karena bertentangan dengan UUD 1945. Beberapa ahli diajukan oleh kuasa pemohon seperti Dr. Rachmat Syafaat, S.H. (ahli Hukum Tata Negara FH UB) dan Jaleswari Pramodhawardani (pengamat intelijen).

Continue reading “Rahasia Negara”

Posted in Uncategorized

Selamat Ulang Tahun!

Tidak terasa ya kamu ada dan selalu mengikuti kemana saya membuat blog, mulai blog zaman jahiliyah sampai zaman pencerahan seperti saat ini. Bagaimana tidak, kamu adalah post yang saya torehkan di internet ketika awal-awal dahulu belajar menggunakan blog.

Kamu juga tak terasa sudah 13 tahun menemani saya mengarungi internet, berpindah mulai dari Blogger sebelum diakuisisi Google (masih bersama Pyra Labs), Geocities, hingga saya berpindah ke WordPress sejak tahun 2005. Jika bukan karena Yussef dan Margareth yang membujuk saya menggunakan blog (yang dulu saya salah pahami sebagai website) dengan alasan “coba blogger deh, kalo ada blog tulisan bisa kamu arsipkan” mungkin kamu tidak akan pernah ada.

Continue reading “Selamat Ulang Tahun!”