Posted in cybercrime, Diary

Pidana Kerja Sosial Bagi Hacker di Belanda

Ada sedikit oleh-oleh dari Belanda, khususnya yang berkaitan dengan akses ilegal. Memang kasusnya sudah dapat dikategorikan basbang (basi banget!), tetapi karena waktu itu di Belanda heboh, maka saya rasa saya perlu angkat. Saya dapat putusan hakim tentang kasus seseorang dari Belanda yang memasuki sistem komputer orang lain, dalam hal ini Pentagon dan Departemen Pertahanan Amerika Serikat, dimana terdakwa diputus dengan pidana kerja sosial selama beberapa waktu lamanya.

Perbuatannya dilakukan dalam rentang waktu 1 April 2002 sampai 17 Juli 2002. Putusan Nomor 16/351424-04 tersebut dibacakan oleh hakim Mr. P. Bender pada 1 April 2005 dengan pidana kerja sosial selama 120 jam dengan ketentuan jika tidak dapat melaksanakannya maka akan dipenjara selama 60 hari. Hal ini sebenarnya relatif ringan, mengapa? Karena kalau melihat pasal-pasal yang dipakai untuk memidanakannya, hukumannya cukup berat. Dia dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 9, 14a, 14b, 14c, 22c, 22d, 57, dan khususnya Pasal 138a .

Adapun saya akan kutipkan bagian-bagian yang terpenting soal putusan ini sebagai berikut:

  • KWALIFICATIE:

    Computervredebreuk, terwijl de dader vervolgens gegevens die zijn opgeslagen in een geautomatiseerd werk waarin hij zich wederrechtelijk bevindt, overneemt en voor zichzelf vastlegt, meermalen gepleegd. (Kualifikasi: memasuki sistem komputer dimana pelaku mengambil data yang tersimpan di dalamnya dan menyimpannya dengan cara melawan hukum, mengambilnya untuk kepentingan diri sendiri dan bersama-sama orang lain)

  • BESLISSING:

    Werkstraf voor de duur van 120 uren subsidiair 60 dagen hechtenis waarvan 60 uren subsidiair 30 dagen hechtenis voorwaardelijk met een proeftijd van 2 jaren. (Putusan: Pidana kerja sosial selama 120 jam dengan subsider pidana penjara 60 hari, yang mana dalam waktu 60 jam (dari 120 jam tersebut, pen.) dengan subsider pidana bersyarat berupa penjara selama 30 hari dengan waktu percobaan 2 tahun.

Pertimbangan memutus kerja sosial adalah dikarenakan di dalam persidangan penuntut umum menuntut pidana percobaan yang didasarkan fakta-fakta persidangan bahwa terdakwa tidak memiliki niat jahat dan tidak terdapat catatan kriminal terhadap dirinya sehingga oleh penuntut umum dituntut dengan pidana percobaan saja.

Berdasarkan fakta persidangan itulah advokat dari terdakwa melakukan pembelaan dan menuntut terdakwa dibebaskan. Tetapi hakim berpendapat lain, bahwa untuk kasus akses ilegal seperti ini hukumannya adalah empat tahun penjara, karena memperhatikan fakta-fakta persidangan bahwa meskipun terdakawa tidak memiliki niat jahat, tetapi tindakannya telah memasuki sistem komputer orang lain secara melawan hukum, maka dikenakan pidana kerja sosial.

8 thoughts on “Pidana Kerja Sosial Bagi Hacker di Belanda

  1. Kalau di Indonesia ada hukuman kerja sosial gitu enak kali ya? Atau mungkin sebenarnya sudah ada bentuk hukuman berupa kerja sosial u/ tindakan-tindakan kriminalitas tertentu?

    1. Di Indonesia sendiri belum ada ketentuan soal pidana kerja sosial ini karena tidak tercantum di dalam KUHP/WvS Belanda, pidana kerja sosial baru akan dirumuskan di dalam RUU KUHP Indonesia yang akan datang.

    1. Karena dipersidangan terbukti terdakwa tidak memiliki niat jahat (meskipun di dalam dakwaanya jaksa mendakwanya dengan memasuki dan mengambil data) dan hanya memasuki sistem komputer milik orang lain, maka kategorinya termasuk hacking.

  2. kak sam putusan pidana kerja sosial apa yg hrus diakukan oleh terdakwanya ? apa terdakwa melakukan kerja sosial seperti bekerja di panti jompo ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s