Posted in Diary, Uncategorized

Ucapan Terima Kasih

Akhirnya saya selesai ujian tugas akhir sebagai syarat untuk menjadi “dokter spesialis” cybercrime law, sebuah perjalanan yang banyak memakan waktu dan biaya, tetapi terbayar semua dengan sebuah kepuasan dan kelegaan tersendiri.

Proses sidang tugas akhir selama 2 hari bersama 5 orang dewan penguji berakhir dengan happy ending tanpa ada hambatan yang berarti (tapi tetap ada revisi karena mustahil tugas akhir tanpa revisi) saya sangat bersyukur kedua orang tua saya mendampingi saya lewat dzikir, do’a, dan harapan yang baik terhadap kelancaran sidang saya. Kesederhanaan seperti itu membuat saya bahagia, karena hakikatnya bahagia itu sederhana.

Ada pengalaman unik juga ketika sidang kemarin, saya sebagai mahasiswa justru bertanya kepada penguji saya, bukan penguji yang justru menanyai saya, entahlah…yang jelas ketika selesai sidang saya di luar bersama salah seorang teman tertawa, karena ya aneh saja. Saya sempat khawatir saya akan kena bantai dosen penguji. Lho? Kok bisa?

Salah satu isi tugas akhir saya adalah mengkritisi konsep RUU KUHP yang mereka buat dan ditambah dengan saran untuk menghapuskan beberapa ketentuan. Tapi alhamdulillah saya berhasil mempertahankan itu selama 2 hari. Ya..bayangkan saja seorang murid bau kencur seperti saya mengkritisi RUU KUHP yang sudah disusun oleh para Guru Besar hukum pidana sejak tahun 1964an. Bahkan kata salah seorang teman dosen “wah..kok abot ngene nantange awakmu” (wah kok kamu berat sekali nantangnya). Prinsip saya sih simple, ngapain sekolah capek-capek, bayar mahal, menghabiskan waktu kalau tugas akhir cuma sekedar lulus dan bikin tugas akhir yang biasa-biasa saja. Alhamdulillah…lancar.

Banyak teman-teman saya yang S1 dulu mengambil hukum pidana ketika S2 mengambil hukum perdata atau bahkan kenotariatan. Ada juga yang dulu mengambil hukum perdata ketika S2 mengambil hukum pidana sehingga gado-gado.  Saya tetap konsisten menekuni bidang yang saya kaji mulai dari Strata 1 (S1) dahulu, yaitu hukum pidana cyber (cyber criminal law atau cybercrime) dan saya perdalam saat S2. Jika pada S1 dulu saya mengkaji komputer forensik dari perspektif perbandingan (zaman segitu orang masih nanya “apa itu komputer forensik?”), maka pada S2 ini saya mengkaji kasus-kasus hacking dan komputer forensik dari perspektif perbandingan serta kajian di Indonesia. Secara khusus saya sampaikan terima kasih kepada guru dan penguji tugas akhir saya yang sangar semua, Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S., Prof. Dr. Barda Nawawi Arief, S.H., Prof. Dr. Nyoman Serikat Putra Jaya, S.H., M.H., Dr. Retno Saraswati, S.H., dan Dr. Eko Soponyono, S.H., M.H.

Akhir kata saya ingin mengucapkan terima kasih kepada beberapa pihak yang hadir dalam proses perkuliahan saya ini dengan memberikan bantuan secara langsung maupun tidak langsung.

23 Januari 2012

Sam.

Ditulis di stasiun kereta api.

7 thoughts on “Ucapan Terima Kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s