Posted in ilmu

RUU KUHP: Masalah Ghaib Dalam KUHP Negara Lain

Saya agak tergelitik melihat dan mendengarkan salah satu peserta Indonesia Lawyer Club tadi malam. Ia dengan yakin dan menggelegar mengatakan bahwa masalah pasal santet tidak pernah diatur dalam KUHP negara lain. Terlepas dari pernyataanya, masalah yang melulu diangkat soal RKUHP adalah mengenai pasal santet. Bahkan pada stasiun televisi yang lain seorang narasumber yang terhormat membahas pasal tersebut dengan mengambil contoh film Harry Potter, celaka dua belas!

Sepertinya orang tersebut tidak pernah membaca RKUHP dengan seksama, memang permasalahannya adalah banyak orang kurang cerdas membaca perumusan pasal yang diduga mengkriminalisasikan santet tersebut. Padahal jika dengan tenang dan sedikit saja mau berpikir kritis, maka tidak akan ditemukan pasal santet di dalam RKUHP.

Continue reading “RUU KUHP: Masalah Ghaib Dalam KUHP Negara Lain”

Posted in Uncategorized

Tabrakan di Tol

Kasus tabrakan di jalan tol antara Rasyid Rajasa sudah diputus Pengadilan Negeri Jakarta Timur dengan Nomor putusan 151/PID.SUS/2013/PN.JKT.TIM. Berikut ini kronologis dan putusan dari kasus tersebut.

Dakwaan:

KESATU  

PRIMAIR  

– Bahwa ia Terdakwa M. RASYID AMRULLAH RAJASA pada hari Selasa tanggal 01 Januari 2013 sekitar jam 05.45 WIB, atau setidak-tidaknya pada suatu waktu tertentu yang masih termasuk pada bulan Januari tahun 2013, atau dalam tahun 2013, bertempat di Jalan Tol dalam Kota arah selatan KM 03.350 sampai dengan KM 03.432 Jakarta Timur, atau setidak-tidaknya pada suatu tempat tertentu yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Terdakwa yang mengemudikan kendaraan bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalu lintas sebagaimana dimaksud dalam pasal 229 ayat (4) yaitu kecelakaan lalu lintas berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

 -Perbuatan Terdakwa sebagaimana tersebut diatas, diatur dan diancam pidana dalam pasal 310 ayat (4) UU RI No.22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan-  

Continue reading “Tabrakan di Tol”

Posted in Uncategorized

RUU KUHP: Tindak Pidana Santet?

Konsep Kitab Undang-Undang Hukum Pidana telah sampai di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Setelah beberapa tahun tidak terdengar kabar, akhirnya rancangan tersebut dibahas  bersamaan dengan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP). Beberapa hari yang lalu, media memberitakan bahwa di dalam Konsep terdapat formulasi yang memidanakan santet, dikenal dengan delik santet/tindak pidana santet. Sepanjang yang penulis tahu, mulai dari Konsep KUHP yang disusun Lembaga Pembinaan Hukum Nasional (LPHN) sampai Konsep KUHP 2012 yang diserahkan ke DPR, tidak ada yang memidanakan jenis perbuatan-perbuatan metafisika, dalam artian bahwa terdapat kriminalisasi terhadap jenis perbuatan metafisika seperti santet.

Continue reading “RUU KUHP: Tindak Pidana Santet?”

Posted in cybercrime

Diary: Nico Keijzer, Ahli Hukum Pidana Belanda Asal “Indonesia”

Bagi dosen atau mahasiswa yang mendalami hukum pidana generasi 1986-2006 mungkin tidak asing dengan Nico Keijzer. Dia adalah ahli hukum pidana dari Belanda yang didatangkan ke Indonesia dalam rangkaian kerjasama hukum pidana Indonesia-Belanda selama kurang lebih 20 tahun. Mungkin banyak yang belum tahu  Nico Keijzer dilahirkan di Hindia-Belanda (saat ini Indonesia). Saya mengenal nama Nico Keijzer dalam rangkaian kerjasama hukum pidana Indonesia-Belanda dalam bentuk penataran di beberapa fakultas hukum.

Berangkat dari penataran hukum pidana dan makalah yang ia buat, saya banyak berdiskusi intensif dengannya, terutama setelah Prof. Barda sering mengutipnya saat kuliah, saya jadi ingat pernah berkenalan dengan dia. Dikemudian hari Nico mengenalkan saya pada sahabat baiknya; yaitu H.W.K Kaspersen, salah satu perumus Convention of Cybercrime, yang kelak menjadi teman diskusi saya saat mengerjakan tugas akhir. Nico terakhir mengunjungi Indonesia pada tahun 2006, sekaligus menutup kunjungan kerjasama hukum pidana Indonesia-Belanda. Bersama Prof. Dieter Schaffmeister (Leiden University) dan Dr. Marjanne Termorshuizen (Radboud University), ia berkeliling Indonesia untuk menatar para dosen hukum pidana terkait perkembangan hukum pidana di Belanda yang relevan dengan keadaan Indonesia.

Continue reading “Diary: Nico Keijzer, Ahli Hukum Pidana Belanda Asal “Indonesia””

Posted in masyarakat, Uncategorized

Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S, Hakim MK Penganut Mazhab Yuridis Romantis

Kemarin malam saya mendapat pesan di BlackBerry Messenger dan WhatsApp bahwa dosen saya, yaitu Prof. Arief Hidayat, terpilih melalui voting untuk menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menggantikan Prof. Mahfud MD. Sebelumnya saya belum begitu paham masalah penggantian hakim MK ini dan baru tahu setelah mencari informasi sana dan sini. Ketika di fakultas Prof. Arief Hidayat pernah bilang kepada saya dan teman-teman saat ngobrol santai bahwa beliau akan mencalonkan diri jadi hakim MK, karena menurut beliau “MK itu merupakan lembaga yang bersih, transparansi saat persidangan dapat dipantau, itulah mengapa saya mau di MK…”

Rupanya obrolan ringan bersama teman-teman tersebut terjadi beneran tadi malam ketika beliau terpilih menjadi hakim MK dengan perolehan suara 42 suara. Bagi saya beliau merupakan Guru Besar yang suka “inspeksi” mendadak ke bagian-bagian yang ada di program magister, seperti perpustakaan, bagian keuangan, dan bagian akademik. Wajar memang, sebagai seorang ketua program Magister Ilmu Hukum Undip, memang sudah kewajiban beliau untuk cek dan ricek keadaan program yang diketuainya.

Continue reading “Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S, Hakim MK Penganut Mazhab Yuridis Romantis”