Posted in Hukum Pidana

Soal Barang Bukti Kasus Terorisme

Selamat tahun baru 2014 bagi para pembaca blog saya, semoga tahun 2014 ini menjadikan kita lebih baik dari tahun sebelumnya. Beberapa hari yang lalu ada seseorang yang mengirimkan pesan ke direct message Twitter saya mengenai definisi barang bukti dan apa kaitannya dengan suatu tindak pidana.

Saya menjelaskan panjang lebar berdasarkan beberapa doktrin (pendapat para sarjana hukum) tentang definisi barang bukti dan kaitannya dengan suatu tindak pidana. Beberapa penjelasan tersebut saya rangkum sebagai berikut:

  1. Istilah barang bukti tidak dikenal memang di dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), istilah tersebut ada di dalam praktik. KUHAP hanya mengenal istilah alat bukti yang dipakai untuk membentuk keyakinan hakim, jumlahnya minimal 2 alat bukti (Pasal 183 KUHAP dan Pasal 184 KUHAP). Barang bukti bukanlah alat bukti.
  2. Salah satu contoh definisi, menurut polisi, yang disebut barang bukti adalah benda baik yang bergerak atau tidak bergerak, yang berwujud maupun yang tidak berwujud yang mempunyai hubungan dengan tindak pidana yang terjadi.1
  3. Definisi lain adalah menurut pendapat sarjana hukum. Menurut Prof. Dr. Andi Hamzah. Menurutnya istilah barang barang bukti dalam perkara pidana yaitu barang mengenai mana delik dilakukan (obyek delik) dan barang dengan mana delik dilakukan. misalnya pisau yang dipakai untuk menikam orang. Termasuk juga barang bukti ialah hasil dari delik. Misalanya uang Negara yang dipakai (korupsi) untuk membeli rumah pribadi, maka rumah pribadi tersebut merupakan barang bukti atau hasil delik.2
  4. Berdasarkan dua hal tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa barang bukti adalah barang yang berhubungan dengan suatu tindak pidana, bisa berupa alat untuk melakukan tindak pidana atau hasil tindak pidana.

Setelah saya menjelaskan hal tersebut kepada teman saya itu, lalu teman saya bertanya, bagaimana jika Al Quran yang dijadikan barang bukti dalam suatu tindak pidana?. Saya pun menjawab mungkin saja. Seperti misalnya dalam kasus korupsi Al Quran yang dilakukan oleh PNS Kemenag, jika memang telah terjadi korupsi untuk percetakan Al Quran dan hasil cetaknya ada, bisa saja itu dijadikan sebuah barang bukti.

Teman saya tersebut lalu menjawab bagaimana jika barang bukti, Al Quran, itu sebagai barang bukti untuk tindak pidana terorisme. Saya jawab apakah memang ada kasusnya atau keterangan yang utuh soal itu?. Teman saya lalu memberikan sebuah link yang berujuk kepada Facebook Divisi Humas Mabes Polri.

barbuk

Rilis dari Mabes Polri tersebut saat ini sudah tidak bisa diakses lagi, mungkin rilis tersebut sudah dihapus sama administratornya. Pada nomor 6 daftar barang bukti disebutkan tentang 4 buah Al Quran. Saya tidak tahu alasannya apa, saya duga daftar penulisan istilah barang bukti tersebut adalah benda sitaan, tetapi barang sitaan di dalam hukum acara pidana juga barang yang berhubungan dengan suatu tindak pidana dan karenanya dapat dilakukan penyitaan. Penggunaan kalimat “barang bukti yang disita” juga rancu karena tidak sesuai dengan Pasal 39 ayat (1) KUHAP.

Pasal 39 ayat (1) KUHAP juga memberikan parameter benda apa saja yang dapat disita, yaitu:

a. benda atau tagihan tersangka atau terdakwa yang seluruh atau sebagian diduga diperoleh dari tindakan pidana atau sebagai hasil dari tindak pidana;

b. benda yang telah dipergunakan secara langsung untuk melakukan tindak pidana atau untuk mempersiapkannya;

c. benda yang digunakan untuk menghalang-halangi penyelidikan tindak pidana;

d. benda yang khusus dibuat atau diperuntukkan melakukan tindak pidana;

e. benda lain yang mempunyai hubungan langsung dengan tindak pidana yang dilakukan

Pertanyaan yang harus dijawab soal ini: Apakah Al Quran memenuhi kriteria Pasal 39 ayat (1) KUHAP sehingga dapat diklasifikan sebagai benda sitaan atau menurut bahasa Polri, barang bukti?

Ada yang ingin menjawabnya mungkin?

______

1. http://satreskrimrestasmda.wordpress.com/2012/11/11/bukti-barang-bukti-dan-alat-bukti/

2. Andi Hamzah, Kamus Hukum, Ghalia, Jakarta, hal. 100

2 thoughts on “Soal Barang Bukti Kasus Terorisme

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s