Posted in Diary, masyarakat

Soal Aset Organisasi Kebatinan Kuno Palang Mawar (A.M.O.R.C)

Pada tanggal 22-26 Desember 2015 lalu saya melakukan perjalanan ke Bandung untuk menelusuri sebuah Loji Kemasonan yang diindikasikan masih aktif sampai tahun 2012 (cerita lengkap perjalanan saya menelusuri Loji Kemasonan akan dituliskan terpisah). Selain menelusuri Loji Kemasonan tersebut, saya diminta untuk melihat apakah bekas Loji dari Organisasi Kebatinan Kuno Palang Mawar (A.M.O.R.C) masih ada di Bandung.

Aloude Mystieke Orde Rosae Crucis adalah nama yang dikenal masyarakat Bandung tempo dulu. Saya pribadi tidak banyak tahu tentang pergerakan organisasi ini dulu di Indonesia. Organisasi ini dulu di Indonesia melabeli dirinya sebagai sebuah ajaran mistik yang sesungguhnya, maksudnya adalah akumulasi upaya-upaya pencari kebenaran untuk memahami “missing link” antara yang terbatas dengan yang tak terbatas. Ajaran kebatinan Organisasi Kebatinan Kuno Palang Mawar mempunyai tujuan mengangkat kesadaran manusia ke arah kebersatuan agung dengan Sang Pencipta Jagat Raya. Di awali dengan menilik mikrokosmos dalam diri, maka dengan sendirinya akan memahami makrokosmos yang ada di luar diri. Selanjutnya melakukan perubahan dan transformasi positif demi tercapainya harmonium dalam diri individu, keluarga, masyarakat, negara dan dunia.

Sejarah organisasi ini cukup panjang. Eksistensinya dimulai abad 14 dimana mistikus Frater Christian Rosenkreutz yang berasal dari Negeri Jerman dan telah berkelana ke Mesir, Syria, Yunani, Arab, India dan Cina guna mengumpulkan semua rahasia seni kebatinan tingkat tinggi yang selama berabad-abad terpelihara dengan baik. Dia mensintesiskan semua pengetahuan ini dalam satu tubuh pengetahuan esoterik Rose+Croix dan memulai organisasi ini di Jerman dan dalam perkembangannya organisasi ini berkembang pesat dan diterima oleh berbagai kalangan (dokter, fisikawan, ilmuwan, filsuf, agamawan ). Di antara para anggotanya adalah Francis Bacon, Jacob Boehme, Liebniz, Immanuel Kant dan Leonardo Da Vinci. Raden Said Soekanto, Kepala Kepolisian Negara Indonesia pertama, seorang Guru Agung Gerakan Kemasonan Indonesia tercatat sebagai anggota organisasi ini.

Salah satu ajaran dari organisasi ini adalah No Doctrine & No Dogmatic, dimana kehidupan dipandang sebagai sekolah kehidupan bagi jiwa manusia untuk masuk ke level kehidupan berikutnya yang lebih halus dan tinggi. Upaya untuk menyeimbangkan sains dan agama adalah salah satu tujuan organisasi ini. Selain itu ajaran lain yang ada di dalam organisasi ini adalah membentuk perisai mental dan spiritual agar terjaga dari segala bentuk energi jahat dan dibekali dengan pengetahuan Hukum-Hukum Rahasia Jagat Raya. Berusaha mengharmoniskan jagat cilik ( mikrokosmos ) dan jagat agung ( makrokosmos ). Hidup yang harmonium ( selaras-seimbang ) dalam ritme Kosmos sehingga beroleh ketentraman, kebijaksanaan, keselamatan dan kebahagiaan sejati. Organisasi ini menyediakan bimbingan step by step untuk mengenali diri sejati anggotanya dan selanjutnya meluaskan kesadaran diri para anggotanya menuju kesadaran kosmik. Tempat dimana segala penguasaan kehidupan menjadi nyata dalam kehidupan para anggotanya.

Organisasi ini dibubarkan oleh Kusno Presiden Pertama Republik Indonesia dengan Keputusan Presiden No. 264 Tahun 1962. Dalam Keppres tersebut sejumlah organisasi internasional yang bergerak dalam bidang kemanusiaan seperti Loge Agung Indonesia (Vrijmetselaren-Loge) yang biasa disebut organisasi Kemasonan Indonesia dan Rotary Club ikut dibubarkan atas dasar bersumber dari luar Indonesia. Setelah saya melakukan penelusuran ternyata tempat berkumpulnya para anggota organsiasi ini masih bisa dijumpai dengan keadaan baik dan bersih. Agaknya bangunan peninggalan organisasi tersebut dirawat dengan baik. Saya tidak sempat mengambil gambar dalam loji tersebut. Sebagai gambaran kondisi dalam Loji, pembaca dapat melihat pada majalah organisasi ini yang membubuhkan bagian dalam Loji di Surabaya sebagai berikut:

Loji AMORC
Loji AMORC

Dan kondisi kekinian salah satu bekas Loji AMORC di Bandung sebagai berikut:

Bekas Loji AMORC. Sumber: dokumen pribadi
Bekas Loji AMORC. Sumber: dokumen pribadi
Penulis saat berdiri di depan gerbang bekas Loji. Sumber: dokumen pribadi
Penulis saat berdiri di depan gerbang bekas Loji. Sumber: dokumen pribadi

Sekedar informasi, bekas loji ini sedang dalam sengketa antara ahli waris para penghuninya dan organisasi yang memakai bekas loji tersebut dalam kegiatan sehari-harinya. Putusan Pengadilan Negeri Bandung dan Pengadilan Tinggi Banding dapat diunduh pada:

  1. Putusan Pengadilan Negeri Bandung No. 47/PDT/G/PN.BDG
  2. Putusan Pengadilan Tinggi Bandung No. 198/PDT/2014/PT.BDG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s