Posted in ilmu, masyarakat

Soal Raden Said Soekanto Sang Guru Pengarsa

Sabtu tanggal 10 September 2016 saya jalan-jalan ke Gramedia Jl. Basuki Rahmat, Malang. Niat awal sekedar melihat buku terbitan baru yang berhubungan dengan sejarah. Melihat rak buku-buku terbaru, mata saya tertuju kepada biografi Raden Said Soekanto, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia pertama. Biografi yang ditulis oleh Awaloedin Djamin dan G. Ambar Wulan tersebut sangat banyak memberikan informasi kehidupan Raden Said Soekanto dalam kehidupan sebagai masyarakat dan pejabat kepolisan.

p_20160910_1921211

Informasi yang dilengkapi dengan pindaian dokumen resmi kepolisian memperkaya informasi karir Raden Said Soekanto gemilang di kepolisian Republik Indonesia. Saya tidak akan mengulas lebih jauh mengenai karir Raden Said Soekanto karena dengan gamblang telah dipaparkan oleh kedua penulis, saya lebih tertarik mengenai keanggotaan Raden Said Soekanto pada 2 organisasi dengan corak “spiritual movement” yaitu Kemasonan (Freemasonry) dan Organisasi Kebatinan Kuno Palang Mawar (AMORC). Pertama kali saya mengetahui bahwa Raden Said Soekanto adalah seorang Mason ketika saya membaca laporan penelitian Dr. Theo Stevens. Buku hasil penelitian itu dibukukan menjadi Vrijmetselarij en Samenleving in Nederlands-Indie en Indonesie 1764-1762. Buku yang diberi kata pengantar oleh Guru Pengarsa* R. Schultink tersebut memberikan informasi keanggotaan Raden Said Soekanto sebagaimana tertulis dalam Maconnieke Tijdschrift voor Indonesie edisi 55 nomor 78.

Informasi yang singkat di dalam buku itu membuat saya menelusuri lebih jauh keanggotaan Raden Said Soekanto. Saya menemukan pula keterangan di dalam jurnal Freemasonry in Indonesia From Radermacher to Soekanto bahwa Raden Said Soekanto adalah Mason pertama dari kalangan Indonesia yang dilantik menggunakan adat dan tata cara (seperti diiringi musik gamelan) Indonesia. Ia dilantik di Loge Purwa Daksina, sebuah loge Indonesia yang menempati gedung Adhuc Stat (sekarang Bappenas) Jakarta. Selain merupakan anggota Kemasonan Indonesia yang bernaung di bawah Loge Agung Indonesia, Raden Said Soekanto juga merupakan ketua Jajasan Raden Saleh, sebuah yayasan sosial kelanjutan dari Carpentier Alting Stichting (CAS) yang fokus pada dunia pendidikan. Yayasan Raden Saleh dirampas oleh negara untuk diserahkan kepada Departemen Pendidikan dan Kebudayaan berdasarkan Keppres No. 264 Tahun 1962.

Saya pernah diwawancarai oleh wartawan CNN Indonesia, wartawan tersebut bertanya mengenai keanggotaan dan derajat dari Raden Said Soekanto pada Loge Agung Indonesia. Dalam wawancara tersebut sayangnya keterangan saya tentang Raden Said Soekanto yang begitu panjang hanya dikutip sebagian. Berdasarkan penelusuran arsip internal Loge Agung Indonesia, Raden Said Soekanto menjadi Guru Pengarsa Loge Agung Indonesia menggantikan Raden Soemitro Kolopaking Poerbonegoro, dari tahun 1959 hingga 1961, sekaligus menjadi Guru Pengarsa terakhir dari Loge Agung Indonesia. Keanggotaan Raden Said Soekanto pada Organisasi Kebatinan Kuno Palang Mawar, berdasarkan penelusuran arsip internal, terhitung sama dengan ketika menjabat Guru Pengarsa Loge Agung Indonesia, yaitu pada tahun 1959 sampai 1961. Ada informasi menarik dari American Biographical Institute (meskipun banyak yang menyatakan ABI adalah penipuan) dari biografi Raden Said Soekanto itu, Raden Said Soekanto dianggap berjasa terhadap kemanusiaan.

p_20160910_1919171

Dalam American Biographical Institute tersebut juga diuraikan secara singkat keanggotaan dalam Indonesian Grand Lodge dan AMORC. Raden Said Soekanto memang telah tiada, tetapi jasa-jasanya akan selalu ada dan dikenang sampai akhir dunia.

*Guru Pengarsa, terjemahan baku dari Grootmesteer, penerbit Sinar Harapan dengan kurang tepat menerjemahkannya menjadi Suhu Agung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s